Masa putih abu, iya! putih abu
banyak orang bilang kalau masa putih abu itu sangat menyenangkan, masa yang
paling d tunggu tunggu oleh para anak muda, dimasa itu semua cerita cinta yang
ku alami terjadi, entahlah ini lebay atau bagaimana yang pasti aku merasakannya.
Oh iya namaku Karisa. TIdak mudah untuk mengalami masa pubertas di saat itu,
aku bertemu dengan sosok lelaki yang mungkin bisa d bilang ya, dia paling
populer d sekolahnya, walaupun kami beda sekolah tetapi dia selalu ada untuk
ku, entah kenapa aku merasakan hal yang ganjil setiap aku bertemu dengannya, oh
iya! Kita bertemu saat aku sedang membeli sebuah pensil di toko dekat rumahku
loh, Namanya Adam Dia baik, menyenangkan cuma sayang dia itu pecicilan , secara
orang yang populer di sekolahnya pasti banyak tingkah hahaha ! Oh iya dia juga
orang pertama yang mengajarkan aku apa itu arti hidup, arti ditinggalkan dan
meninggalkan, arti bagaimana kita harus bertahan hidup tanpa orang yang kita
cintai dan kita sayangi, kata adam "mencintai seseorang itu harus dengan
ikhlas, begitupun saat kita kehilangan orang yang kita cintai, dan melupakan
itu tidak mudah, dan yang sulit dilupakan itu kenangannya bukan orangnya"
Sejak bertemu dengan dia hidupku menjadi berwarna dan yang pasti selalu menjadi
alarm berjalan haha, mau makan ada yang ngingetin, ya namanya juga orang jatuh
cinta pasti berwarna lah secara kita d dampingi oleh orang yang kita sayang . Satu tahun berlalu hubungan ku dengannya, 1 tahun juga aku merasakan apa arti sebuah
hubungan yang sesungguhnya, entah mengapa setelah satu tahun yang kita lewati
sikapnya berubah secara drastis aku tak tahu apa yang terjadi dengan hubungan
ini, apa dia sudah bosan denganku, apa jangan-jangan dia memang sudah mempunyai
pengganti diriku, aku tidak tau apa yang terjadi dengan hubunganku ini,
Sampai ahirnya pertanyaan ku inu
terjawab dia bukan bosan dengan ku atau mencari perempuan lain, tapi aku tidak
ingat bahwa hari jadi hubungan kita berdekatan dengan ulang tahunku, jadi
selama ini sikap dia berubah hanya untuk memberi kejutan kepadaku, tepat
jam12.00 malam dimana usiaku bertambah dia datang ke rumah ku membawakan sebuah
kue dan menyanyikan lagu selamat ulang tahun kepadaku . Aku tak menyangka
dengan kado terindah ini mungkin ini bisa d bilang pertama kali aku mendapatkan
surprise dari pasanganku, perasaanku ga karuan, seneng, sedih, terharu aaahh
perasaan itu menjadi satu kita menyanyikan lagu selamat ulang tahun bersama,
meniup lilin bersama dan sampai saat ini semua itu hanya bisa menjadi sebuah
kenangan, iya! Kenangan manis yang tak bisa kulupakan, sekarang dia pergi
meninggalkan ku untuk selama lamanya. Saat itu aku menunggu dia menjemput di
depan sekolahku tapi dia tidak datang datang, aku sempat kesal karena
menunggunya terlalu lama hingga hujan turun dan aku hatus berteduh di
minimarket sekolah, sampai ahirnya aku mendapatkat telfon dari sebuah nomer
yang tidak d kenal dan ternyata itu adalah nomer ibunya yang memberitahku bahwa
dia mengalami kecelakaan saat ingin menjemputku, hatiku hancur kesal rasanya
aku ingin cepat cepat bertemu dengannya, saat itu juga aku lari pergi kerumah
sakit dengan keadaan hatiku hancur tidak percaya rasanya aku ingin memeluknya dan saat aku tiba di depan kamarnya terlihat ibunya yang sedang menangis dan berkata padaku
"adam udah ga ada, ini semua gara gara kamu, kenapa adam harus menjemput mu kalau dia tidak menjemputmu mungkin semua ini ga akan terjadi" bentak ibunya kepadaku, saat itu hatiku kesaal kacau balau tidak karuan, aku berkata pada diriku sendiri betapa bodohnya diriku ini, aku langsung masuk kedalam kamarnya aku melihat badan adam yang terbujur kaku yang di lumuri oleh darah di atas tempat tidur, air mata terus berjatuhan dari mataku, aku tidak tahan melihat adam seperti ini, aku langsung memeluknya dan berteriaakk "adaaaamm bangun, jangan tinggalin aku, kenapa kamu tega sama aku" aku memegang erat kedia bahu adam berharap dia bisa mendengar ku dan bangun dr tempat tidur itu. Dokter datang menghampiri ku dan berkata "ikhlas kan biarkan dia tenang disana" , seketika aku teringat perkataan adam yang pernah dia ucapkan kepadaku, lalu keluarga adam membawa adam pulang untuk dimandikan dan di kuburkan, Saat tiba d rumahnya, terlihat isak tangis keluarga dan amarah keluarganya kepadaku terutama ibunya yang terua menyalahkan ku bahwa ini semua salahku, aku tau ini salahku iya aku tau tapi ini juga takdir, kami semua membawa dia hingga kepemakaman aku sampai saat ini pun tidak percaya kalau semua ini harus terjadi satu tahun aku bersamanya bukan sedikit moment yang kita lewati bersama, bahagia, sedih, tertawa dan marah pun kita lalui bersama. Adam adalah cinta sekaligus pacar pertama ku yang telah berhasil membuat hidupku bahagia dan berwarna entah apa jadinya aku tanpa dia, hari ini adalah tepat satu tahun dia pergi meninggalkan kita semua, meninggalkan memori-memori yang kita lewati bersama tapi aku tidak boleh terpuruk seperti ini terus aku harus bisa bangkit tanpa adam, aku harus bisa tegar melewati semua ini aku percaya adam pun disana tidak ingin melihat ku seperti ini terus, terimakasih adam atas moment indah yang pernah kau berikan kepadaku,aku berharap engkau bisa tenang di sana.
-END-
0 komentar:
Posting Komentar